Casa Jardin Residence

ARTIKEL

SHM dan HGB dalam Properti, Apa Bedanya?


Dalam dunia properti sudah tidak asing dengan adanya berbagai macam sertifikat, mulai dari Sertifikat Hak Milik (SHM), Hak Guna Bangunan (HGB), dan lain sebagainya. Masing-masing sertifikat tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Simak terus ulasan berikut ini supaya Anda mengetahui perbedaan dari SHM dan HGB.

Apa Itu SHM dan HGB?
Agar Anda tidak salah dalam membedakan antara SHM dan HGB, ketahuilah terlebih dahulu pengertian dari istilah tersebut. Arti SHM sendiri merupakan hak tertinggi dan terkuat atas kepemilikan tanah yang mempunyai sifat turun-temurun, berlaku seumur hidup, dan juga tetap.

Kekuatan legalitas yang tinggi dimiliki oleh SHM karena dalam status kepemilikannya tidak terdapat campur tangan dari pihak lain. Oleh karena itu, properti yang mempunyai SHM akan lebih mudah untuk digunakan sebagai warisan, dipindahtangankan, maupun di jual belikan. Sedangkan HGB adalah kewenangan yang berasal dari pemerintah ataupun suatu hak yang didapatkan oleh seseorang untuk menggunakan suatu lahan yang bukan miliknya selama rentang jangka waktu 30 tahun dan dapat diperpanjang lagi dengan maksimum waktu selama 20 tahun.

Dengan pengertian tersebut, maka properti yang mempunyai HGB hanya dapat memiliki suatu bangunannya tanpa dapat memiliki tanah tersebut karena masih milik negara. Sehingga Anda tidak akan dapat bebas dalam menggunakan lahan tersebut karena harus sesuai dengan alur perizinan yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Kenali, Inilah 4 Ciri-Ciri Hunian Strategis



Perbedaan SHM dan HGB
Dari pengertian tersebut, tentunya Anda sudah mempunyai sedikit gambaran terkait dengan perbedaan dari SHM serta HGB. Berikut ini perbedaan keduanya:
  1. SHM mempunyai kuasa penuh terhadap tanah beserta bangunannya, sedangkan HGB hanya mempunyai kuasa terhadap bangunan tanpa tanahnya juga.
  2. SHM mempunyai kedudukan dan nilai yang lebih tinggi dan kuat dibandingkan dengan HGB yang harus diperpanjang dalam rentang waktu tertentu.
  3. SHM dapat dijadikan jaminan atau agunan, sedangkan HGB berisiko menjadi beban hak tanggungan.
  4. SHM disarankan untuk suatu investasi jangka panjang, sedangkan HGB disarankan hanya untuk investasi jangka pendek serta menengah.

Pentingnya Mengurus Status HGB Menjadi SHM
Perbedaan dari SHM serta HGB tidak hanya berupa jangka waktu dan status kepemilikannya saja, namun juga keuntungan yang nantinya didapatkan dalam melakukan suatu investasi properti seperti investasi hunian Casa Jardin . Penting untuk mengetahui perbedaan dari SHM dan HGB apabila Anda memutuskan untuk membeli rumah dan berniat untuk menjualnya kembali. Hal itu dikarenakan status kepemilikan dari sebuah properti atau rumah dapat mempengaruhi harga jual suatu saat nanti.
BACA JUGA

3 Alasan Hunian di Jakarta Barat Semakin Diminati

Prospek pertumbuhan nilai properti di Jakarta Barat makin cerah. Banyak pengembang perumahan memilih kawasan ini untuk mendirikan perumahan-perumahan baru yang pastinya mendatangkan banyak peminat. Lewat pembangunan yang terintegrasi sekelas kota, maka banyak pengembang mengenalkan produk propertinya bagi para konsumen yang sedang mencari hunian di kawasan Jakarta Barat. Lahan-lahan seluas ratusan .... Selengkapnya »

Manfaat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau bagi Hunian Keluarga

Salah satu ciri lingkungan sehat adalah tersedianya ruang terbuka hijau di sekitar hunian keluarga. Hal ini memang tidak terbilang mudah karena membentuk sebuah ruang terbuka hijau, tentu memerlukan area lahan yang cukup. Saat ini ruang terbuka hijau telah menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan terutama dengan gaya hidup yang sangat dinamis .... Selengkapnya »